PADANG | Suasana penuh khidmat menyelimuti peringatan Jumat Agung tahun 2026 di Kota Padang. Momentum sakral yang memperingati wafatnya Yesus Kristus ini turut diwarnai dengan pesan damai dan refleksi mendalam dari Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah.
Melalui pernyataan resminya, Mai Yudiansyah menyampaikan ucapan selamat memperingati Jumat Agung kepada seluruh umat Kristiani, khususnya yang berada di lingkungan Rutan Padang. Ia menekankan bahwa nilai pengorbanan, kasih, dan ketulusan yang terkandung dalam peristiwa wafatnya Yesus Kristus menjadi pelajaran universal bagi seluruh umat manusia, tanpa memandang latar belakang.
Menurutnya, Jumat Agung bukan sekadar peringatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan mempererat hubungan antar sesama. “Semangat pengorbanan dan cinta kasih yang diajarkan hendaknya menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun lingkungan yang harmonis di dalam maupun di luar rutan,” ungkapnya.
Sebagai pimpinan di lingkungan pemasyarakatan, Mai Yudiansyah juga menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antar warga binaan yang memiliki latar belakang berbeda. Ia menyebutkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat dengan sikap saling menghargai dan empati.
Di tengah dinamika kehidupan di dalam rutan, peringatan Jumat Agung menjadi momen refleksi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan harapan baru. Nilai-nilai spiritual yang diangkat diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta dorongan untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan.
Peringatan ini sekaligus menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan secara hukum, tetapi juga ruang pembinaan mental dan spiritual. Dengan pendekatan humanis, suasana rutan diharapkan tetap kondusif dan penuh rasa kebersamaan.
Melalui momentum Jumat Agung 2026 ini, Mai Yudiansyah berharap semangat kasih, pengorbanan, dan pengampunan dapat terus hidup dalam setiap langkah kehidupan masyarakat, khususnya di Kota Padang.
EYS
